15 November 2011

Neutral Diaper Bag

Lupakan tas popok dan perlengkapan bayi dengan motif boneka, beruang, ataupun bunga-bunga kecil. Walaupun masih terlihat manis dan imut, ada saatnya si ibu ingin terlihat tidak seperti kerepotan membawa bayinya. Tetap trendi, tapi juga perhatian dengan si kecil. 

Salah satu gaya saya adalah dengan tas perlengkapan bayi (dan juga untuk ibunya) dari Cocopop Crafts. Oleh Febie, si pencipta, pendiri, pemilik dan perancang produk ini, jenis tas ini namanya Goldilocks. Dengan warna coklat sadel yang sekarang lagi in banggeeet. Hehehhehe...

Tas ini bisa dipakai jadi shoulder bag, atau di silang atau selempang ala postman, bisa juga jadi backpack dan diletakkan di stroller bayi. Isi tas ini banyak kantong di depan, belakang, samping dan dalam tas. Muat untuk bawa perlengkapan mendadak bayi, baju ganti, peralatan kosmetik ibu, beberapa notes penting, alat tulis dan juga ada ruang untuk notebook / laptop kecil.

Saat saya berangkat ke Jakarta kemarin, saya membawa tas ini. Dan lihatlah, tidak kerepotan saat saya menggendong Aksan di bandara. Dan tidak ada yang menyangka kalau ini adalah tas popok atau perlengkapan bayi.

This is what I called Neutral Diaper Bag!


Lila

Aksan sudah 4 bulan.....

Terasa nggak terasa, Aksan sekarang sudah 4 bulan umurnya. Sudah bisa tengkurep sendiri, walaupun masih belum sempurna. Sudah sering ngajak "ngomong". Sudah sering memasukkan jari-jarinya ke dalam mulut, karena gusinya gatal (katanya sih..ini tanda-tanda giginya mau tumbuh) dan bajunya sudah sempit semua. Sekarang Aksan sudah bisa memakai baju untuk bayi usia 6-12 bulan. Beratnya 7,4 kg / panjang 65 cm. 




Ulang bulan Aksan ke 4 ini kami bertiga mudik ke Jakarta. Kumpul keluarga, karena sejak lahir baru kali inilah Aksan ke Jakarta dan jadi bintang tamu di rumah ibu saya, rumah mertua, rumah kakak saya dan rumah kakak ipar saya. Kami juga menyempatkan waktu ke rumah sakit Puri Cinere untuk vaksinasi lanjutan DPT, Polio dan Menginitis. 



Aksan yang gusi atasnya ada titik kecil. Kata kakak saya, sepertinya gusinya sudah gatal dan titik kecil itu adalah tanda giginya akan tumbuh. Karena hobi barunya adalah mengisap jarinya, Aksan sekarang sudah harus ditemani dengan beberapa ornamen lucu yang bisa digigit-gigit.


Ah.. nggak terasa ya nak... stage 0-3 bulanmu sudah lewat. Ayo sehat terus ya... 2 bulan lagi Aksan udah mulai makan bubur lho.

Menjadi ibu itu kadang melelahkan. Tapi rasa senangnya juga tidak bisa diceritakan. Mungkin kalau dirasakan sendiri, perpaduan rasa itu jadi melebur. Dan tidak bisa dibahas dengan rinci.


Selamat ulang bulan anak ibu...

24 October 2011

Selamat Pagi...

Selamat pagi.
Seperti biasa, pagi hari mematikan lampu teras.
Membuka korden.
Memberi makan Coki, anjing semata wayang saya.
Mengeluarkan Coki berjalan-jalan keluar rumah
Membuat susu untuk saya.
Menonton acara gosip pagi hari sambil menikmati susu coklat.

Cangkir zodiac yang dibeli waktu saya SD.
Tatakan gelas karet print gambarnya Ojanto

Terdengar Aksan, anak saya bersuara.
Saya masuk kamar.
Melihat Aksan di tempat tidur.
Bapaknya di samping kirinya.
Terkejut tetapi senang.
Aksan sudah bisa membalikkan badannya 90 derajat.


Selamat pagi nak....
Cepat besar ya..

Cium Ibu, 
Lila.

22 October 2011

Gendongan Bayi Samping dari Batik

Gendongan bayi yang saya punya ternyata banyak juga. Ada yang beli sendiri, dikasih teman, juga lungsuran sepupu. Masih tidak terlalu mudah membawa Aksan, anak saya, saat dia masih baru lahir dengan memakai gendongan bayi ini. Oya, modelnya juga macam-macam. Mulai dari baby wrap, yaitu sepotong kain dari bahan kaos yang dililitkan di tubuh ibunya saat menggendong. Ada juga baby sling, yaitu kain yang memakai ring untuk menyesuaikan gaya menggendong dan ukuran bayinya. Juga ada yang memakai pengait yang kuat. 

Saat Aksan sudah 3 bulan, barulah lebih mudah bagi saya menggendongnya dengan memakai gendongan bayi. Salah satu model gendongan milik saya adalah baby sling (gendongan samping) dengan alat penutup kepala. Ini saya beli dari belanja online di salah satu toko online perlengkapan bayi. Enak sekali memakainya. Sayangnya, motif yang tersedia saya kurang suka. Gambarnya besar-besar dengan warna yang menyilaukan mata. 

Sebenarnya saya suka motif gendongan bayi dari batik. Seperti gendongan bayi yang dipakai banyak orang di Indonesia. Tapi kalau hanya memakai kain dililit-lilit, saya tidak telaten. Yang ada malah kerepotan sendiri. Jadilah saya berfikir, kenapa tidak menjahitkan selembar kain dengan model baby sling (gendongan samping) seperti gendongan kesukaan saya tadi? Lengkap dengan ring peraknya di salah satu sisi sampingnya. Juga dengan penutup kepalanya. 

Kebetulan saya punya simpanan batik Trusmi, Cirebonan - warna hijau pupus. Jadilah kain itu saya berikan ke penjahit seprei saya. Maka jadilah gendongan batik manis ini. 





Memang sejak saya hamil, saya berniat untuk mulai membuat produk untuk bayi dan anak-anak di bawah label usaha baju saya "Lemari Lila". Mungkin sekarang inilah saatnya ya...

Selanjutnya, untuk yang mau pesan dibuatkan gendongan bayi batik seperti ini, bisa memesannya lewat Lemari Lila. 

Salam, Lila

03 October 2011

Yippie.. Bersepeda Lagi

Setelah setahun tidak bersepeda, hari ini saya "back to bike" lagi. Kebetulan sepeda Kiki ada di rumah saya di Jogja, jadilah saya pakai hari ini.

Hari ini saya harus ke bank, mengurus ATM yang tertelan di mesin ATM, karena Abu lupa mengambilnya. Juga saya butuh potong rambut lagi. Bulan lalu sih udah potong rambut. Di layer-layer rambutnya. Tapi kok, waktu agak panjangan, saya kok terlihat berantakan. Mau di bob lagi ah....

Saat Aksan tertidur di pagi hari setelah mandi, dan Abu bisa berangkat ke kantor sedikit lebih siang, sayapun mengayuh sepeda saya. Kebetulan, letak bank dan salonnya tidak begitu jauh dari rumah.

Karena lokasinya dekat, jadi cuman pakai sendal etnik  dan tidak ber helm. Mmm.. dasar! 
*pake tas Sew Stories lhooo..
"Daaaah Cokiii..Jangan ngikut yaa"


Dan ini dia rambut barunya...

Yippie... rasaya seneng banget bersepeda lagi...


(Lila)

Senyum dengan "Made In Indonesia"

Made in Indonesia. Buatan Indonesia. Membelinya bukan hanya membantu dan mencintai produsen dalam negeri, tapi juga bikin hati senang. Karena melihatnya membuat tersenyum. Bahkan mungkin tertawa. 

Dengan alasan pertumbuhan yang pesat, saya dan Abu membelikan Aksan, anak pertama kami baju bayi buatan lokal. Selain karena harganya murah, modelnya pun memang bagus. Terpakainya paling hanya satu bulan, lalu sudah kekecilan lagi. 

Saat memakaikannya pada Aksan, saya belum tersenyum. Tapi saat Aksan tidur, saya baru sadar, ada yang membuat saya tersenyum melihat baju-baju buatan lokal ini. Mau tau apa? Coba perhatikan..


 Seharusnya kan What's up ya? (kurang huruf s)


Seharusnya kan ASI holic, bukan Cholic. (Cholic = sakit perut pada bayi dong...)

Hahhaha... bener kan. Beli produk buatan Indonesia kadang-kadang bikin kita senyum.
Paling tidak, lebih keren kali ya pakai bahasa Inggris dibandingin tulisan:
"Halo teman, gimana hari ini?"
dan "Pecandu ASI"

Mmm.. malah lebih Indonesia kayaknya.....

*tetep masih senyum-senyum 

Hidup "Made in Indonesia",
Lila



30 September 2011

Hi, I'm back! (with Draoupads)

Yes, I'm back!

Maksudnya back bergaya-gaya untuk postingan blog lagi. Anak saya sudah mau 3 bulan, jadi kerepotan mengurus  new baby born sudah terlewati sedikit demi sedikit.

Ini postingan back saya yang idenya muncul saat pagi hari. Persis dengan namanya "Dew". Ini adalah seri dari Draoupads Shop. Sepotong syal buatan tangan Kiki. Sahabat manis saya yang ternyata menyimpan bakat seni (tapi kurang bakat berdagang) yang keren! 

Syal ini dikasih Kiki sebagai hadiah. Dikasihnya minggu lalu, saat Kiki datang (lagi-lagi datang) ke Jogja. Tadi pagi, saya mencoba-cobanya bukan sebagai syal, tapi sebagai luaran (atau bahasa fashionya outerwear). Ternyata setelah dilipat-lipat, ada beberapa gaya yang bisa saya buat. 

Sesuai dengan tulisan Kiki di album foto Seri September 2011nya :
Draoupads edisi September! Terinspirasi dari suasana di pagi hari, warna-warna yang digunakan merupakan warna-warna pastel yang mengingatkan kita saat berada di teras rumah di pagi hari.


gaya 1


gaya 2


gaya 3

"Dew" (dari foto di halaman Facebook Draoupads Shop)

Yes, I'm back! 
(makasih Kiki untuk "Dew" nya. Gue tunggu "Terang Boelan" nya ya.. hahaha)

Peluk, Lila.